Officially Weblog Simply Blog
"Best Viewed in Mozzila firefox or Google Chrome."
Simply Blog
Raymond Nourmanda - 112091118 manajemen 2009
Radio Ecekeduth
Request Your song's in Radio Ecekeduth
![]() | |
|
Officially Weblog Simply Blog
"Best Viewed in Mozzila firefox or Google Chrome."
Simply Blog
Raymond Nourmanda - 112091118 manajemen 2009
Radio Ecekeduth
Request Your song's in Radio Ecekeduth
Social Network
|
Kamis, 20 Juni 2013 @ 08.04
BANDUNG CONTINENTAL HOTEL
Jln. Papandayan No. 14 Bandung 20001
Your Ref : RN/LG/14F 2nd may, 2013
Our Ref : WS/NC/2B
Mr. Raymond Nourmanda
Marketing Manager International Garment Corporation Of Indonesia Jln. Panglima Polem Raya No. 21 Surabaya 10012 Jawa Timur
Dear Mr. Raymond,
Subject
: purchase order no 326T
Thank you for your letter of 4 April, enclosing your catalogue, price-list, and terms of payment.
We have studied your catalogue very
carefully and are very pleased with the quality of the goods you offered.
We enclose our hotel purchase order
and shall pay for the goods by banker’s transfer on receipt of your pro-forma
invoice.
Yours Sincerely,
Walter D. Spencer
Purchase
Manager
Encl : 1
BANDUNG CONTINENTAL HOTEL
Jln. Papandayan No. 14 Bandung 20001
2nd May, 2013
To: International Garment Corporation
Of Indonesia
Jln. Panglima Polem Raya No. 21
Surabaya 10012
Jawa Timur
Purchase
Order: No. 326T
Walter D.Spencer
Purchase Manager Label: bahasa inggris bisnis 2, SoftSkill Comments (0) Rabu, 15 Mei 2013 @ 17.49
Nama : Raymond Nourmanda
NPM : 11209118
Kelas : 4EA12
INTERNATIONAL GARMENT
CORPORATION of INDONESIA
Jln. Panglima Polem
Raya No. 21
SURABAYA 10012
Ref : RN/MM/14f
4 th April,
2013
Mr. Walter D.
Spencer
Purchase
Manager
Bandung Continental
Hotel
Jln.
Papandayan 14
Bandung, Jawa
Barat 20001
Dear Mr Walter,
We are pleased to send you a copy of our catalogue, which
includes full detail and prices of our latest blanket.
Our newest blanket which is especially designed for your home
and you can find the picture on 18 page or our catalogue we enclose.
We are offering you a special discount of 50% on all order
above Rp 15.000.000.000,-.
We look forward to receiving your first order.
Your sincerely,
Raymond Nourmanda
Marketing Manager
Label: bahasa inggris bisnis 2, SoftSkill Comments (0) Rabu, 27 Maret 2013 @ 10.48
Full Block
Style
CAMBRIDGE ELECTRONIC CORPORATION
231 Blackmore Street
New York, N. Y. 20011 USA
Ref :
JS/LL/12B
17th April,
2013
Messrs.
Jhonson Smith & Carlton Ltd.,
16 Fifth
Avenue Street
Los Angles,
USA
Dear Sirs,
We have to
remind you that your account for televisions ordered on 12th February, 2013 has
not yet been paid. Discount cannot now be allowed.
You will
remember that we went to some trouble to meet your delivery date, and we are
sure that you would not wish to incovenience us by delaying your payment.
A copy of
statement is enclosed, and we shall be glad to receive your cheque by return.
Your
Faithfully,
Jhonson Smith
General Manager
Nama : Raymond Nourmanda
NPM : 11209118
Kelas : 4EA12
Label: bahasa inggris bisnis 2, SoftSkill Comments (0) Jumat, 18 Januari 2013 @ 07.24 1. Prinsip-prinsip etika bisnis yang berlaku di Indonesia sangat dipengaruhi oleh sistem nilai masyarakat kita, Jelaskan! Jawab: Karena prinsip-prinsip yang berlaku dalam kegiatan bisnis yang baik sesungguhnya tidak bisa dilepaskan dari kehidupan kita sebagai manusia. 2. Mengapa prinsip no harm menjadi dasar jiwa dari semua aturan bisnis. Jelaskan menurut pendapat saudara! Jawab: Karena dalam prinsip no harm sudah dengan sendirinya terkandung prinsip kejujuran, saling menguntungkan, otonomi (termasuk kebebasan dan tanggung jawab), integritas moral. Jadi, Prinsip no harm punya jangkauan yang luas mencakup banyak prinsip lainnya. 3. Jelaskan menurut pendapat saudara bagaimana caranya merupakan prinsip-prinsip etika bisnis ini sehingga benar-benar operasional! Jawab: Banyak perusahaan besar telah mengambil langkah yang tepat kearah penerapan prinsip-prinsip etika bisnis ini, kendati prinsip yang dianut bisa beragam. Pertama-tama membangun apa yang dikenal sebagai budaya perusahaan (corporate culture). Budaya perusahaan ini mula pertama dibangun atas dasar visi atau filsafat bisnis pendiri suatu perusahaan sebagai penghayatan pribadi orang tersebut mengenai bisnis yang baik. Visi ini kemudian diberlakukan bagi perusahaannya, yang berarti visi ini kemudian menjadi sikap dan perilaku organisasi dari perusahaan tersebut baik keluar maupun kedalam. Maka terbangunlah sebuah etos bisnis, sebuah kebiasaan yang ditanamkan kepada semua karyawan sejak diterima masuk dalam perusahaan maupun secara terus menerus dievaluasi dalam konteks penyegaran di perusahaan tersebut. Etos inilah yang menjadi jiwa yang menyatukan sekaligus juga menyemangati seluruh karyawan untuk bersikap dan berpola perilaku yang kurang lebih sama berdasarkan prinsip yang dianut perusahaan. 4. Berkembang tidaknya suatu etos bisnis dalam sebuah perusahaan sangat ditentukan oleh gaya kepimpinan dalam suatu perusahaan tersebut. Jelaskan menurut pendapat saudara! Jawab: Karena Tanggung jawab sosial dan keterlibatan perusahaan dalam berbagai kegiatan sosial merupakan suatu nilai yang sangat positif bagi perkembangan dan kelangsungan perusahaan dalam jangka panjang. Keterlibatan sosial perusahaan di masyarakat akan menciptakan suatu citra yang sangat positif. Biaya sosial yang dikeluarkan dianggap sebagai investasi jangka panjang. Kelestarian lingkungan, perbaikan prasarana umum, penyuluhan, pelatihan, dan perbaikan kesehatan lingkungan walaupun memerlukan biaya yang signifikan, namun secara jangka panjang sangat menguntungkan perusahaan, karena kegiatan tersebut menciptakan iklim sosial politik yang kondusif bagi kelangsungan bisnis perusahaan tersebut. 5. Mengapa norma dan prinsip etika bersifat universal, Jelaskan menurut pendapat saudara! Jawab: Menurut De George, kita perlu melihat terlebih dahulu tiga pandangan yang umum. Pandangan pertama, bahwa norma etis berbeda antara satu tempat dengan tempat yang lain. Maka prinsip pokok yang dipegang adalah di mana saja perusahaan beroperasi, ikuti norma dan aturan moral yang berlaku dalam negara tersebut. Pandangan kedua, bahwa norma sendirilah yang paling benar dan tepat. Karena itu prinsip yang harus dipegang adalah bertindaklah dimana saja sesuai prinsip yang dianut dan berlaku di negaramu sendiri. Pandangan ketiga, adalah pandangan yang disebut De George immoralis naif yang mengatakan bahwa tidak ada norma moral yang perlu diikuti sama sekali. Karena pandangan ini tidak benar, maka tidak akan di bahas disini. Akan tetapi pandangan peertama sedikit didukung oleh A. MacIntyre, menekankan bahwa setiap komunitas mempunyai nilai moral dan budaya sendiri yang sama bobotnya dan harus dihargai. Maka, dalam kaitan dengan bisnis internasional, perusahaan multinasional harus broperasi dengan dan berdasarkan nilai moral dan budaya yang berlaku di negara tempat perusahaan itu beroperasi. Inti pandangan ini adalah bahwa tidak ada norma atau prinsip moral yang berlaku universal. 6. Apakah ada kaitannya antara moralitas dan hukum! Jawab: Keduanya memang ada kaitan satu sama lain, namun berbeda hakikatnya. Hukum adalah positivasi norma moral sesuai dengan harapan dan cita-cita serta tradisi budaya suatu masyarakat atau negara. Jadi, bisa saja hukum disatu negara berbeda dari hukum dinegara lain sesuai dengan apa yang dianggap paling penting bagi kehidupan suatu negara dan sesuai dengan pertimbangan negara tersebut. Tapi, ini tidak berarti bahwa norma dan nilai moral antara negara yang satu dan negara yang lain tidak sama. Bahwa prinsip tidak boleh merugikan pihak lain dalam berbisnis merupakan prinsip universal yang dianut dimana saja, tidak bisa di bantah. 7. Apa yang dimaksud dengan prinsip integritas pribadi, berikanlah penjelasan dan contohnya! Jawab: Integritas Pribadi berkaitan dengan nilai-nilai moral dan etika yang berlaku normatif di tengah-tengah masyarakat. Prinsip integritas pribadi mengandung pengertian bahwa norma yang dianut adalah norma yang sudah diterima menjadi milik pribadi dan tidak lagi bersifat eksternal. Ini berarti bersaing mempertaruhkan integritas pribadi berarti bersaing dalam bisnis sesuai dengan nilai tertinggi yang dianut pribadi tersebut. Contoh: Dugaan kolusi di MA dan Kasus Eddy Tansil. 8. Menurut pendapat Renald Khasali bahwa "masyarakat kita belum punya budaya korporatif" apa maksudnya menurut pendapat saudara! Jawab: Masyarakat Indonesia hingga saat ini masih belum berbudaya korporatif karena Indonesia masih terperangkap oleh tradisi, sehingga tidak mudah untuk melakukan perubahan. Berbeda dengan budaya luar negeri. Masyarakat Indonesia hingga saat ini masih belum berbudaya korporatif, padahal dengan berbudaya korporatif akan mempengaruhi cara kerja. 9. Mengapa keadilan menjadi nilai yang sangat dijunjung tinggi oleh segenap masyarakat. Jelaskan menurut pendapat saudara! Jawab: Karena setiap manusia diperlukan keadilan yang seadil-adil nya dan di Indonesia juga diterapkan sistem hukuman siapa yang bersalah cepat atau lambat dia akan mendapat hukuman sesuai kesalahan yang dia buat. Dan karena dengan keadilan tidak akan ada perbedaan diantara lapisan masyarakat, dan setiap masyarakat berhak mendapat keadilan dengan apa yang diperbuat dan dilakukannya. 10. Kesejahteraan buruh menuntut demokratisasi dan profesionalisme, bagaimana menurut anda! Jawab: Buruh menuntut kesejahteraan demokratisasi dan profesionalisme karena hingga saat ini para buruh belum mendapatkan kesejahteraan dan taraf hidup para buruh masih jauh diatas rata-rata. Label: Etika Bisnis, SoftSkill Comments (0) @ 07.22 1. Jelaskan pengertian Corporate Social Responsibility (CSR) dan urgensi implementasi CSR bagi perusahaan dan masyarakat sekitar! Jawab: Corporate Social Responsibility adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. CSR berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang. 2. Jelaskan argumen anda tentang kaitan antara CSR dengan business sustainability (keberlanjutan bisnis)! Jawab: Argumen saya tentang kaitan antara CSR dengan business sustainability (keberlanjutan bisnis) yaitu: Pelaksanaan CSR dapat bermanfaat bagi perusahaan, yaitu dengan penciptaan citra perusahaan yang khas, baik, dan etis di mata publik sehingga dapat meningkatkan loyalty (brand differentiation), tumbuhnya rasa kebangga (sense of prede) dan segenap karayawan perusahaan tersebut, mendorong kemudahan memperoleh ijin dan pemerintah dan publik atas pelaksanaan bisnis perusahaan karena telah dianggap memenuhi standar oprasional dan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat luas, mengelola resiko-resiko terciptanya hubungan yang lebih erat antara masyarakat dan perusahaan membantu pemerintah dalam menjalankan misi sosial yang telah direncanakan pemerintah, terciptanya kesinambungan usaha (business sustainabillity). Dimana perusahaan melibatkan stakeholder sebagai bagian dan proses bisnisnya. 3. Apa yang dimaksud dengan Good Corporate Governance (GCG)? Jelaskan prinsip-prinsipnya! Jawab: Good Corporate Governance (GCG) Menrut Cadburry, GCG adalah prinsip yang mengarahkan dan mengendalilkan perusahan agar mencapai keseimbangan anatara kekuatan serta kewenangan perusahaan dalam memberikan pertanggungjawaban kepada para shareholders khususnya, dan stakeholders pada umunya. Tentu saja hal ini dimaksudkan pengetahuan kewenangan Direktur, manajer, pemegang saham dan pihak lain yang berhubungan dengan perkembangan perusahaan di lingkungan tertentu. Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance (GCG) Sejak diperkenalkan oleh OECD, prinsip-prinsip corporate governance berikut ini telah dijadikan acuan oleh negara-negara di dunia termasuk Indonesia. Prinsip-prinsip tersebut disusun seuniversal mungkin sehingga dapat berlaku bagi semua negara atau perusahaan dan diselaraskan dengan sistem hukum, aturan atau tata nilai yang berlaku di negara masing-masing. Prinsip-prinsip tatakelola perusahaan yang baik ini antara lain: (a). Akuntabilitas (accountability) Prinsip ini memuat kewenangan-kewenangan yang harus dimiliki oleh dewan komisaris dan direksi beserta kewajiban-kewajibannya kepada pemegang saham dan stakeholders lainnya. Dewan direksi bertanggung jawab atas keberhasilan pengelolaan perusahaan dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan oleh pemegang saham. Komisaris bertanggung jawab atas keberhasilan pengawasan dan wajib memberikan nasehat kepada direksi atas pengelolaan perusahaan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Pemegang saham bertanggung jawab atas keberhasilan pembinaan dalam rangka pengelolaan perusahaan. (b) Pertanggungan-jawab (responsibility) Prinsip ini menuntut perusahaan maupun pimpinan dan manajer perusahaan melakukan kegiatannya secara bertanggung jawab. Sebagai pengelola perusahaan hendaknya dihindari segala biaya transaksi yang berpotensi merugikan pihak ketiga maupun pihak lain di luar ketentuan yang telah disepakati, seperti tersirat pada undang-undang, regulasi, kontrak maupun pedoman operasional bisnis perusahaan. (c) Keterbukaan (transparancy) Dalam prinsip ini, informasi harus diungkapkan secara tepat waktu dan akurat. Informasi yang diungkapkan antara lain keadaan keuangan, kinerja keuangan, kepemilikan dan pengelolaan perusahaan. Audit yang dilakukan atas informasi dilakukan secara independen. Keterbukaan dilakukan agar pemegang saham dan orang lain mengetahui keadaan perusahaan sehingga nilai pemegang saham dapat ditingkatkan. (d) Kewajaran (fairness) Seluruh pemangku kepentingan harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan perlakuan yang adil dari perusahaan. Pemberlakuan prinsip ini di perusahaan akan melarang praktek-praktek tercela yang dilakukan oleh orang dalam yang merugikan pihak lain. Setiap anggota direksi harus melakukan keterbukaan jika menemukan transaksi-transaksi yang mengandung benturan kepentingan. (e) Kemandirian (independency) Prinsip ini menuntut para pengelola perusahaan agar dapat bertindak secara mandiri sesuai peran dan fungsi yang dimilikinya tanpa ada tekanan-tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan sistem operasional perusahaan yang berlaku. Tersirat dengan prinsip ini bahwa pengelola perusahaan harus tetap memberikan pengakuan terhadap hak-hak stakeholders yang ditentukan dalam undang-undang maupun peraturan perusahaan. 4. Adakah hubungan antara CSR dan GCG ? Jelaskan! Jawab: Hubungan CSR dan GCG: Good Corporate Governance (GCG) ialah suatu sistem, dan perangkat peraturan yang mengatur hubungan antara berbagai pihak yang terkait dengan perusahaan. Terdapat lima prinsip GCG yaitu: 1. Transparency (Keterbukaan Informasi). 2. Accountability (Akuntabilitas). 3. Responsibility (Tanggung Jawab). 4. Independency (Kemandirian). 5. Fairness (Kesetaraan dan kewajaran). - Prinsip Responsibility mempunyai hubungan yang paling dekat dengan CSR. Prinsip ini memberikan penekanan yang lebih terhadap stakeholders perusahaan (stakeholders-driven concept). - Prinsip yang lain lebih fokus ke shareholders-driven concept. 5. Jelaskan pengertian whistle blowing! Bedakan whistle blowing internal dan eksternal! Jawab: Pengertian Whistle Blowing yaitu : - Merupakan tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kekurangan yang dilakukan oleh perusahaan atau atasannya kepada pihak lain. - Whistle blowing berkaitan dengan kecurangan yang merugikan perusahaan sediri maupun pihak lain. Whistle bowing dibedakan menjadi 2 yaitu whistle blowing internal dan whistle blowing eksternal. Perbedaan antara Whistle Blowing Internal dan Eksternal. - Whistle blowing internal terjadi ketika seorang karyawan mengetahui kecurangan yang dilakukan karyawan kemudian melaporkan kecurangan tersebut kepada atasannya. - Whistle blowing eksternal terjadi ketika seorang karyawan mengetahui kecurangan yang dilakukan oleh perusahaan lalu membocorkannya kepada masyarakat karena kecurangan itu akan merugikan masyarakat. 6. Jelaskan prinsip-prinsip etis apa saja yang harus diperhatikan dalam bidang produksi? Berikan dan jelaskan dua contoh pelanggaran etika bisnis dalam bidang produksi yang ada di Indonesia! Jawab: 1. Prinsip kejujuran suatu bisnis tidak akan bertahan lama apabila tidak berlandaskan kejujuran karena kejujuran merupakan kunci keberhasilan suatu bisnis misalnya kejujuran terhadap konsumen,, sehingga dapat dipastikan para konsumen akan mendapatkan kepuasan terhadap produk tersebut. 2. Tanggung jawab dalam produksi pun sangat diperlukan misalnya saja seperti masa pemakaian produk (tanggal kadaluarsa). 3. Integritas moral prinsip ini merupakan dasar dalam berbisnis dimana para pihak pelaku bisnis mereka harus menjaga nama baik perusahaan agar dapat dipercaya baik bagi konsumen serta perusahaan yang bekerja sama. Contoh pelanggaran etika Bisnis : - Contoh 1: Pelanggaran Etika Bisnis transparansi Sebuah Yayasan Yayasan X menyelanggarakan pendidikan setingkat SMA. Pada Tahun ajaran baru sekolah mengenakan biaya sebesar Rp 500.000,- kepada setiap siswa baru. Pungutan sekolah ini sama sakali tidak diinformasikan kepada mereka saat akan mendaftar, sehingga setelah diterima mau tidak mau mereka harus membayar. Disamping itu tidak ada informasi maupun penjelasan resmi tentang penggunaan uang itu kepada wali murid. Setelah didesak oleh banyak pihak, yayasan baru memberikan informasi bahwa uang itu dipergunakkan untuk pembelian seragam guru. Dalam kasus ini pihak yayasan dan guru sekolah dapat dikategorikan melangggar prinsip transparansi. - Contoh 2: etika bisnis terhadap prinsip kejujuran Sebuah perusahaan pengembangan di Sleman membuat kesepakatan dengan sebuah petrusahaan kontraktor untuk membangun sebuah perumahan. Sesuai dengan kesepakatan pihak pengembang memberikan spesipikasi bangunan kepada kontraktor. Namun dalam pelaksanaanya, perusahaan kontraktor melakukan penurunan kulaitas spesifikasi bangunan tanpa sepengetahuan perusahaan pengembang. Selang beberapa bulan kondisi bangunan sudah mengalami kerusakan serius. Dalam kasus ini pihak perusahaan kontraktor dapat dikatakan telah melanggar prinsip kejujuran karena tidak memenuhi spesifikasi bangunan yang telah disepakati bersama dengan perusahaan pengembang. Label: Etika Bisnis, SoftSkill Comments (0) Senin, 19 November 2012 @ 20.52 Pengertian Etika
Menurut bahasa Yunani Kuno, etika berasal dari kata ethikos yang
berarti “timbul dari kebiasaan”. Etika adalah cabang utama filsafat yang
mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan
penilaian moral. Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar,
salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. Etika terbagi menjadi tiga bagian
utama: meta-etika (studi konsep etika), etika normatif (studi penentuan nilai
etika), dan etika terapan (studi penggunaan nilai-nilai etika)
(id.wikipedia.org).
Kata etika, seringkali disebut pula dengan kata etik,
atau ethics(bahasa Inggris), mengandung banyak pengertian.
Dari segi etimologi (asal kata), istilah etika berasal
dari kata Latin “Ethicos” yang berarti kebiasaan. Dengan demikian
menurut pengertian yang asli, yang dikatakan baik itu
apabila sesuai dengan kebiasaan masyarakat. Kemudian lambat laun pengertian ini
berubah, bahwa etika adalah suatu ilmu yang mebicarakan masalah
perbuatan atau tingkah laku manusia, mana yang dapat dinilai baik dan mana yang
dapat dinilai tidak baik.
Etika juga disebut ilmu normative, maka dengan
sendirinya berisi ketentuan-ketentuan (norma-norma) dan nilai-nilai yang dapat
digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kamus besar bahasa Indonesia terbitan Departemen
Pendidikan dan Kebudayaan (1988), etika dirumuskan dalam tiga arti,
yaitu;
1. Ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak). 2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak. 3. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
Contoh dari etika
Etika Pribadi. Misalnya seorang yang berhasil dibidang usaha
(wiraswasta) dan menjadi seseorang yang kaya raya (jutawan). Ia disibukkan
dengan usahanya sehinnga ia lupa akan diri pribadinya sebagai hamba Tuhan. Ia
mempergunakan untuk keperluan-keperluan hal-hal yang tidak terpuji dimata
masyarakat (mabuk-mabukan, suka mengganggu ketentraman keluarga orang lain).
Dari segi usaha ia memang berhasil mengembangkan usahanya sehinnga ia menjadi
jutawan, tetapi ia tidak berhasil dalam emngembangkan etika pribadinya.
Etika Sosial. Misalnya seorang pejabat pemerintah (Negara)
dipercaya untuk mengelola uang negara. Uang milik Negara berasal dari rakyat
dan untuk rakyat. Pejabat tersebut ternyata melakukan penggelapan uang Negara
utnuk kepentingan pribadinya, dan tidak dapat mempertanggungjawabkan uang yang
dipakainya itu kepada pemerintah. Perbuatan pejabat tersebut adalah perbuatan
yang merusak etika social.
Etika moral berkenaan dengan kebiasaan berperilaku yang baik
dan benar berdasarkan kodrat manusia. Apabila etika ini dilanggar timbullah
kejahatan, yaitu perbuatan yang tidak baik dan tidak benar. Kebiasaan ini
berasal dari kodrat manusia yang disebut moral.
Contoh etika moral:
· berkata
dan berbuat jujur
· menghargai
hak orang lain
· menghormati
orangtua dan guru
· membela
kebenaran dan keadilan
· menyantuni
anak yatim/piatu
PENGERTIAN BISNIS
Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa
kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis
kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti
“sibuk” dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian,
sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis
dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan
meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah
bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka
berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya
bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya
atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar
kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana
seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan
keuntungan. Kata “bisnis” sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya
— penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu
kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau
keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar
tertentu, misalnya “bisnis pertelevisian.” Penggunaan yang paling luas merujuk
pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa.
Meskipun demikian, definisi “bisnis” yang tepat masih menjadi bahan perdebatan
hingga saat ini
.Bisnis terdiri dari berbagai macam tipe, dan, sebagai
akibatnya, bisnis dapat dikelompokkan dengan cara yang berbeda-beda. Satu dari
banyak cara yang dapat digunakan adalah dengan mengelompokkan bisnis
berdasarkan aktivitas yang dilakukannya dalam menghasilkan keuntungan.
Manufaktur adalah bisnis yang memproduksi produk yang
berasal dari barang mentah atau komponen-komponen, kemudian
dijual untuk mendapatkan keuntungan. Contoh manufaktur adalah perusahaan yang
memproduksi barang fisik seperti mobil atau pipa.
Bisnis jasa adalah bisnis
yang menghasilkan barang intangible, dan mendapatkan keuntungan dengan cara
meminta bayaran atas jasa yang mereka berikan. Contoh bisnis jasa adalah
konsultan dan psikolog.
Pengecer dan distributor adalah pihak yang berperan
sebagai perantara barang antara produsen dengan konsumen. Kebanyakan toko dan
perusahaan yang berorientasi-konsumen adalah distributor atau pengecer.
Bisnis pertanian dan pertambangan adalah
bisnis yang memproduksi barang-barang mentah, seperti tanaman atau mineral
tambang.
Bisnis informasi adalah bisnis menghasilkan keuntungan
terutama dari pejualan-kembali properti intelektual (intelellectual property).
Utilitas adalah bisnis yang mengoperasikan jasa untuk
publik, seperti listrik dan air, dan biasanya didanai oleh pemerintah.
Bisnis real estate adalah
bisnis yang menghasilkan keuntungan dengan cara menjual, menyewakan, dan
mengembangkan properti, rumah, dan bangunan.
Bisnis transportasi adalah bisnis yang mendapatkan
keuntungan dengan cara mengantarkan barang atau individu dari sebuah lokasi ke
lokasi yang lain.
Label: contoh, Etike Bisnis, pengertian, SoftSkill Comments (0) Jumat, 04 Mei 2012 @ 06.20 Nama: Raymond Nourmanda Kelas : 1ea21 (pengulangan)/3ea12 npm : 11209118 mata kuliah : bahasa inggris 2 (softskill) Conjunction/Connector atau kata penghubung adalah kata yang menghubungkan kelompok kata atau unsur yang sama di sebuah kalimat. Ada beberapa kata penghubung yaitu : coordinate conjuctions, correlative conjunctions, conjuctive adverbs, transition expression dan subordinate conjunctions. Coordinate Conjunctions . Kata penghubung yang menghubungkan bagian kelompok kata atau unsur yang sama dalam sebuah kalimat, dan juga digunakan untuk menggabungkan satu kalimat dengan kalimat lainnya. Ada 7 kata penghubung dalam kelompok coordinate conjunctions : and (penambahan), but dan yet (menunjukkan adanya perbedaan), or atau nor (pilihan), for dan so (alasan) Coordinate conjunctions berfungsi menghubungkan : a. Dua kata benda sebagai subyek * The Indian and The Eskimos had lived for centuries b. Dua kata sifat sebagai pelengkap subyek * Psychology today is interesting and informative c. Dua obyek sebuah kata depan (preposition) * The Indian and The Eskimos had lived for centuries in Canada and The United States. d. Dua frasa kata depan (prepositional phrase) * The Indian and The Eskimos had lived for centuries in Canada and The United States e. Dua kata kerja (verbs) * Advertising provides and contributes most of the income for magazines, nrewspaper, radio and television in Indonesia today. Correlative Conjunctions adalah kata penghubung yang digunakan secara berpasangan, Kata penghubung ini dapat digunakan untuk menghubungkan dua pola kalimat sederhana ataupun dua unsur kata yang setara. Either….or Neither….nor Both….and Not only….but also Correlative Conjunctions berfungsi menghubungkan ; a. Dua pola kalimat sederhana * Either he will send the proposal to him by email or I will submit it my self b. Dua kelompok kata dengan tingkatan yang setara * North Carolina is well known not only fro the Great Smoky Mountain National Park but also for the Cherokee Indian settlement Conjuncion Adverb Kata penghubung ini hanya digunakan untuk menghubungkan dua kalimat sederhana menjadi kalimat gabungan. Kata penghubung ini (conjuntive adverb) adalah bagian dari kalimat yang diawalinya. Conjunctive Adverbs yang utama adalah : a. Penghubung yang bermakna penambahan Moreover Besides b. Penghubung yang menunjukkan hasil Therefore Hence Accordingly Consequently Thus c. Penghubung yang menunjukkan waktu Meanwhile Then d. Penghubung yang menunjukkan sesuatu yang bertentangan Yet However Contoh : * The Sun uses up over four million tons of hydrogen persecond, however, it still has enough hydrogen to last for the next five billion years. Transition Expression Kata penghubung ini terbentuk dari sebuah frasa kata depan (preposition) yang juga digunakan sebagai kata keterangan (adverb) di dalam sebuah kalimat. a. Penghubung yang menunjukkan sesuatu yang bertentangan In fact On the contrary On the other hand b. Penghubung yang menunjukkan hasil As a result c. Penghubung yang menunjukkan hubungan waktu In the meantime At the same time Contoh : * Venus is almost the same size as the earth, in the contrary its mountain ranges are much bigger. Subordinate Conjuctions adalah kata penghubung yang digunakan untuk menandai adanya klausa kata keterangan (adverbial clause), klausa kata sifat (adjective clause) dan klausa kata benda (noun clause). Pembahasan lebih lanjut tentang kelompok kata penghubung ini terdapat pada pembahasan tentang anak kalimat. ARTIKEL CONJUNTION Illegal and Illogical Story After having failed his exam in "Logistics and Organization", a student goes and confronts his lecturer about it. Student: "Sir, do you really understand anything about the subject?" Professor: "Surely I must. Otherwise I would not be a professor!" Student: "Great, well then I would like to ask you a question. If you can give me the correct answer, I will accept my mark as is and go. If you however do not know the answer, I want you give me an "A" for the exam. " Professor: "Okay, it's a deal. So what is the question?" Student: "What is legal, but not logical, logical, but not legal, and neither logical, nor legal?" Even after some long and hard consideration, the professor cannot give the student an answer, and therefore changes his exam mark into an "A", as agreed. Afterwards, the professor calls on his best student and asks him the same question. He immediately answers: "Sir, you are 63 years old and married to a 35 year old woman, which is legal, but not logical. Your wife has a 25 year old lover, which is logical, but not legal. The fact that you have given your wife's lover an "A", although he really should have failed, is neither legal, nor logical."
EXERCISE
Choose the best answer from the multiple choice
1.
Last week, our cat gave birth to a litter of kittens,
but we didn't know where______.
a.
is our cat d.
our cat were
b.
our cat was e.
was our cat
c.
our cat is
2.
My husband said __________ try to keep them all.
a.
that we shouldn’t d.
don’t we
b.
that shouldn’t we e.
we don’t
c.
we don’t shouldn’t
3.
He told us ________ sad and that it would be better for
everyone.
a.
don’t be d.
doesn’t be
b.
not be e.
wasn’t be
c.
not to be
4.
The kittens are so noisy that I can hardly hear what
________ .
a.
you saying d.
you are saying
b.
do you saying e.
are you saying
c.
was you said
5.
________ happened. All but two of the kittens were
adopted.
a.
what we wanted d.
which we want
b.
what we want e. what do we want
c.
which we wanted
Find out the noun clauses in the following
sentences and state what purpose they serve.
6. I
don’t know where he has gone.
7. He
asked whether the servant had polished his shoes.
8. The
news that he is alive has been confirmed.
9. The
belief that the soul is immortal is almost universal.
10. It
is certain that we will have to admit defeat.
ANSWER KEY
1. B
2. A
3. C
4. D
5. A
6. Here
the noun clause ‘where he has gone’ is the object of the verb know.
7. Here
the noun clause ‘whether the servant had polished his shoes’ is the object of
the verb asked.
8. Here
the noun clause ‘that he is alive’ is in apposition to the noun news.
9. Here
the noun clause ‘that the soul is immortal’ is in apposition to the noun
belief.
10. Here the
noun clause ‘that we will have to admit defeat’ is in apposition to the pronoun
it.
Refernsi :
Label: bahasa inggris 2, SoftSkill Comments (0) |
||||||||||||||||||||
|
Simply Blog © 2010 Created by Raymond Nourmanda.
|
|||||||||||||||||||||